Bismillah 😍
a. Puisi untuk suami 💌
Assalaamu'alaikum sayangnya nda..
Semoga selalu sehat, selalu dilindungi, dan selalu di jaga oleh Allah dimanapun mamas berada Aamiin 😙
For My Man❣
Nda memilihmu..
Karena taatmu kepada Allah yang insya Allah akan terus dan selalu belajar dekat dengan Allah.
Hatimu sungguh mulia, karena harapanmu hanya ridho dari Allah untuk hidupmu.
Karena yakinmu akan janji Allah. Semua janji Allah adalah benar dan Allah takkan pernah mengingkari janji Nya.
Karena sikap baktimu kepada ibumu. Bagaimana sikap suami terhadap istri adalah dilihat dari bagaimana sikap dirinya terhadap ibunya.
Karena kesabaranmu dalam mengajarkanku arti banyak hal mengenai hidup ini. Sabar yang mungkin tiada batasnya, rasa lelah yang begitu terasa namun, masih mampu membawa senyum saat kembali ke rumah.
Karena kecintaanmu berbagi dengan sesama yang luar biasa hebatnya. Bekerja hanya untuk ibadah tanpa mengharapkan apapun selain pahala dari Allah dan tanpa melihat bagaimana dirimu sendiri.
Karena dia selalu belajar bagaimana menjadi orang baik. Hakikatnya hidup hanya menjadi orang baik untuk semua, tanpa melihat sikap orang lain terhadap kita.
Dengan itu, insya Allah mamas layak menjadi ayah buat anak-anak nda. Kita belajar untuk senantiasa memahami dan berjalan beriringan untuk menjadikan anak-anak kita sholih dan sholihah.
Terimakasih mamas, telah memilihku untuk menjadi partner dalam hidupmu. Dan Terimakasih mamas, atas segala rasa cinta dan sayangnya untuk nda.
Nda mencintaimu karena Allah 😙😙 semoga Allah menjaga cinta kita hingga ke surga Aamiin..
Respon suami : Menangis haru dan memberikan pelukan sambil mengatakan "Sabar ya sayang, jangan banyak mengeluh. Belajar untuk lebih ikhlas lagi" 😢😢 Insya Allah
b. Saya menikah di bulan Mei 2016, alhamdulillah sekarang sedang hamil 5 bulan. Mohon doanya semoga semua nya dilancarkan dan diberi kesehatan, keselamatan serta kekuatan untuk ibu dan bayinya Aamiin 😙😙
c. Kekuatan potensi diri saya : saya punya hobi masak dan suka membaca buku. Saya type orang yang mudah bergaul, suka belajar untuk hal yang belum saya pahami, selalu bertanya apa yang dibutuhkan anggota keluarga apalagi dalam hal mendapatkan pahala yang banyak. Pasti akan selalu ditanyakan ke suami "aku pengin pahala, sayang mau minta apa biar nanti nda siapkan?" Selalu dan terus belajar bagaimana menjadi istri dan ibu yang sholihah, agar kehidupan saya memiliki arti buat keluarga. Karena hakikatnya, wanita diciptakan untuk mengabdi ke Allah dan suami serta orang tuanya dan agar kelak insya Allah saya dan suami dapat membimbing anak-anak menjadi hafiz qur'an dengan apapun profesinya nanti Aamiin 🤗🤗
d. Alhamdulillah sejauh ini lingkungan tempat tinggal kami baik, di depan musholla yang insya Allah bisa sholat berjamaah setiap waktu. Hanya saja saya masih tinggal di tempat orang tua saya, sedangkan suami sedang tugas di Lampung dalam waktu yang cukup lama (LDR sedih). Di sini pasti ada pro dan kontra saat kita telah berganti status menjadi istri orang yang tanggung jawab sepenuhnya ada pada suami. Konflik pasti ada, ego pun masih tinggi dengan masing-masing anggota keluarga membawa karakter yang berbeda, walaupun sudah tahu sifat tetap masih saja ada konflik. Beberapa bulan sudah saya di rumah orang tua, pasti jadi tahu masalah mereka, pasti jadi tahu apa yang kadang membuat mereka marah dan diam. Itu yang kadang memicu konflik karena kurangnya komunikasi satu sama lain. Dan masing-masing anggota keluarga mempunyai sifat BAPER yakni BAwa PERasaan, saat mereka punya masalah sendiri, pasti anggota lain yang terkena dampak marahnya. Tetapi, mungkin di situ pula Allah memberikan saya pelajaran untuk senantiasa belajar ilmu sabar dan ilmu ikhlas. Saat belum dihargai orang, maka hanya bisa berpasrah dan instropeksi diri bahwa kita hanya boleh bergantung kepada Allah bukan kepada manusia. Kerjakan semua yang sudah menjadi takdir Allah dengan lillahita'ala 😊😊 Insya Allah sehabis melahirkan nanti, akan ikut suami dimanapun tugasnya hihi.